Ads 468x60px

.

Saturday, December 24, 2011

Doa Awal dan Akhir Tahun

Awal lan Akhir, tsaanihima mempunyai suatu keterkaitan tersendiri, seperti dalam maqolah “al bidaayatu tadullu ‘alan nihaayah(suatu permulaan itu menunjukan akan akhiran), begitupun dalam tahun, ada awal dan ada akhir, disisi lain tahun baru akan menjadi sebuah lembaran baru bagi sebagian besar orang, sekaligus menjadi penutup lembaran tahun yang berlalu. Baik kiranya untuk mengawai dan mengakhiri rotasi  pergantian tahun untuk membaca doa awal dan akhir tahun dengan harapan agar mendapat barokah di tahun-tahun yang akan datang maupun tahun yang sudah terlewatkan. Untuk doa awal tahun untuk dibaca setelah sholat magrib (malam tahun baru) sedangkan doa akhir tahun untuk dibaca setelah melakukan sholat ashar dari hari akhir tahun…
ayoo !! nek sempet di woco nek gak sempet di sempet-sempetno…hohoho

Doa Awal Tahun

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمَ اللّهُمَّ أّنْتَ الْأَبَدِيُّ  االْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ وَهذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هذِهِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْإِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَاالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّحٍد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ... أَمِينْ.

Doa  Akhir Tahun

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمَ اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَمِلْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ اِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جِرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّيْ اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِيْ بِفَضْلِكَ وَمَا عَمِلْتُهُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابُ وَاَسْأَلُك اللّهُمَّ يَاكَرِيْمُ يَاذَالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ اَنْ تَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلَاتَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّحٍد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ... أَمِينْ. 

Wednesday, December 21, 2011

Sholawat Masyisyiyah


Sholawat masyisyiyah merupakan salah satu dari sekian banyak sholawat yang telah ada, mungkin juga sholawat ini jarang dikenal oleh kalayak umum dan hanya sebagian orang saja yang telah mengetahuinya. Saya mengetahui sholawat ini dari ustadz Muhammad Laits Atsir ketika masih sekolah diniyah di salah satu pondok yang berada di daerah ponorogo, pesan dari ustadz saya sholawat ini untuk dibaca, terkhusus lagi saat hujan di pagi hari. Semoga dengan mengamalkanya mendapatkan barokan dan manfaat, amien. Berikut teksnya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مَنْ مِنْهُ اِنْشَقَتِ الْاَسْرَارُ وَانْفَلَقَتِ الْاَنْوَارُ وَفِيْهِ ارْتَقَتُ الْحَقَائِقْ وَتَنَزَّلَتْ عُلُوْمُ اَدَمْ فَاَعْجَزَ الْخَلَائِقْ وَلَهُ تَضَاءَلَتِ الْفُهُوْمُ فَلَمْ يُدْرِكْهُ مِنَّا سَابِقٌ وَلَالَاحِقٌ فَرِيَاضُ الْمَلَكُوتْ بِزَهْرِ جَمَالِهِ مُوْنِقَةٌ وَحِيَاضُ الْجَبَرُوتْ بِفَيْضِ اَنْوَارِهِ مُتَدَفِّقَةْ وَلَا شَيْئَ اِلَّا وَهُوَ بِهِ مَنُوطْ اِذْلَوْلَا الْوَاسِطَةُ لَذَهَبَ كَمَا قِيْلَ الْمَوْسُوطْ صَلوةً تَلِيْقُ بِكَ مِنْكَ اِلَيْهِ كَمَا هُوَ اَهْلُهْ. اَللّهُمَّ اِنَّهُ سِرُّكَ الْجَامِعُ الدَّالُّ عَلَيْكَ وَحِجَابُكَ الْاَعْظَمُ الْقَائِمُ لَكَ بَيْنَ  يَدَيْكَ. اَللّهُمَّ اّلْحِقْنِي بِنَسَبِهِ وَحَقِّقْنِي بِحِسَبِهِ وَعَرِّفْنِي اِيَّاهُ مَعْرِفَةً اَسْلَمُ بِهَا مِنْ مَوَارِدِ الْجَهْلِ وَاَكْرَعُ بِهَا مِنْ مَوَارِدِ الْفَضْلِ وَاحْمِلْنِي عَلَى سَبِيْلِهِ اِلَى حَضْرَتِكَ حَمْلًا مَحْفُوْفًا بِنُصْرَتِكَ وَاقْذِفْ بِي عَلَى الْبَاطِلِ فَادْمَغَهُ وَزُجَّ بِي فِى بِحَارِ اْلاَحَدِيَّةْ وَانْشُلْنِي مِنْ اَوْحَالِ التَّوْحِيْدِ وَاَغْرِقْنِي فِى عَيْنِ بَحْرِ الْوَحْدَةِ حَتَّى لَا اَرَى وَلَا اَسْمَعَ وَلَا اُحِسَّ اِلَّا بِهَا. وَاجْعَلِ اللّهُمَّ الْحِجَابَ الْاَعْظَمَ حَيَوةَ رُوْحِي وَرُوْحَهُ سِرَّ حَقِيْقَتِي وَحَقِيْقَتَهُ جَامِعَ عَوَالِمِي بِتَحْقِيْقِ الْحَقِّ الَّاوَّلِ يَا اَوَّلُ يَا اَخِرُ يَا ظَاهِرُ يَا بَاطِنُ اِسْمَعْ نِدَائِي بِمَا سَمِعْتَ بِهِ نِدَاءَ عَبْدِكَ زكَرِيَّ عَلَيْهِ السَّلاَمْ وَانْصُرْنِي بِكَ لَكَ وَاَيِّدْنِي بِكَ لَكَ وَاجْمَعْ بَيْنِي وَبَيْنَكَ وَحُلْ بَيْنِي وَبَيْنَ غَيْرَكَ الله الله الله اِنَّ الَّذِى فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْاَنَ لَرَادُّكَ اِلَى مَعَادٍ. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا اَتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا. اِجْعَلْ لِي مِنْ اَمْرِيْ فَرَجًا وَمَخْرَجًا اِنَّ اللهَ وَمَلَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِى يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ وَتَحِيَّتُهُ وَرَحْمَتُهُ وَبَرَكَاتُهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الْمُبَارَكَاتٍ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَمِينْ
تمت الصلاة المشيشية

Sunday, November 27, 2011

Segenggam Garam

   Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang di rundung banyak masalah, tanpa basa-basi  membuang waktu anak muda itu menceritakan semua masalahnya. Pak tua yang bijak hanya mendengarkanya dengan seksama, pak tua lalu mengambil segenggam garam dan menyuruh anak muda mengambil segelas air. Dituangkanlah garam tersebut kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "coba minumlah dan katakan bagaimana rasanya" ujar pak tua bijak, "pahit, pahit sekali" jawab sang pemuda.


   Pak tua itu hanya sedikit tarsenyum, lalu ia mengajak pemuda tersebut berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya.Pak tua kembali menabur segenggam garam kedalam telaga itu, " coba ambil air dari telaga ini, dan bagaimana rasanya?" pak tua berujar lagi, "segar" jawab anak muda. Dengan bijak pak tua menepuk-nepuk pundak anak muda, kemudian pak tua mengajaknya duduk dan bercengkrama lagi di pinggir di pinggir telaga.

  "anak muada,  dengarlah! pahitnya kehidupan adalah layaknya segenggam garan, tak lebih dan tak kurang, rasanya pun sama, dan memeng akan tetap sama".  

  "tapi kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung dari dari hati kita, Jadi pada saat kamu merasakan kepahitan dari kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan, lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskan hatimu untuk menampung semua kepahitan itu".

   Pak tua kembali memberikan nasehat "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu, Qolbumu adalah tempat menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, tapi buatlah hatimu laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan".

   Keduanya  lalu beranjak pulang dan anak muda yang sebelunya dirundung kesedihan, kini ia telah mendapat pencerahan dari pak tua yang bijak.

Friday, November 18, 2011

Empat Pilar Hidup

           Hemat pangkal kaya, itulah kata pepatah. Hemat disini kalau aku mungkin lebih mengarah ke pengertian sederhana atau bisa dikatakan tengah-tengah (moderat), itulah pesan tulisan ini. Dengan hidup moderat kita akan lebih supel dalam berbagai hal, kita tidak akan bersikap ekstrim, keras, kaku bila menerapkan hidup moderat, untuk menuju kemoderatan mari hidupkan empat pilar hidup  hemat.

Hemat Waktu
Dalam hidup yang serba krisis saperti sekarang ini, sudah seyogyanya kita menerapkan hidu hemat. Hemat dari apa? Hemat dalam menggunakan waktu. Waktu sangatlah berharga, ia seperti pedang, kata nabi Muhammad. Kalau kita tidak bisa “meneklukan” waktu, ia akan segera menakuklan kita. Bahkan ia bisa membunuh kita.sungguh suatu yang sangat disesalkan jika itu terjadi pada kita. Oleh karena itu, tak ada pilihan bagi kita selain menghemat waktu sejak sekarang, yakni dengan megguakan waktu sebaik-baiknya.
            Pepatah kuno mengatakan, “waktu adalah uang!” pepatah lain mengatakan, “waktu adalah peluang dan kesempatan!” semua pepatah itu benar adanya. Di sini, yang paling penting bagi kita adalah menyadari pentingnya waktu. Ia datang menyapa kita, lalu berlalu dan tak pernah lagi kembali. Setiap waktu yang berlalu boleh jadi menjadi bagian yang kita sesalai kelak. Maka, pilihan terbaik adalah memanfaatkanya dengan optimal.
            Di dalam al-Qr’qan, sering kali Allah bersumpah menggunakan waktu. Diantaranya: wa alfajri (demi waktu fajar), wa ash-shubhi (demi waktu subuh), dan lainya. Semua itu menunjukan dan sekaligus menyadarkan kepeda kita betapa pentingnya waktu. Amat rugilah kita yang menyia-nyiakan waktu selama hidup. Oleh karena itu, mari kita gunakan waktu sebaik-baiknya.

Tuesday, November 15, 2011

Kesehatan

نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس الصحة والفرغ. الحديث

" Dua nikmat yang banyak orang tertipu oleh keduanya yaitu nikmat sehat dan nikmat sebuah kesempatan "
Kesehatan adalah harta paling mahal bagi seseorang,dengan sehat seseorang dapat melakukan semua yang di kehendaki, belajar, jalan-jalan, nongkrong sama teman dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan ketika hidup ini dalam kesehatan. Lain halnya jika hidup dalam kondisi sakit, mau makan gak enak, mau jalan jadi  malas, pokoknya semua jadi serba semrawut. Walaupun sehat mahal harganya tapi masih banyak orang yang tertipu dengan nikmat yang satu ini, contohnya banyak diantaranya masih sering kita jumpai orang-orang yang suka nongkrong di pinggir jalan, maen gak tahu waktu dan masih jamak lagi.
Kata bijak menyatakan bahwa kesehatan itu mahkota, tak bisa merasakan kecuali orang yang sakit. Isalam yang notabenenya agama rahmatan lil'alamien mengajarkan pentingnya kebersihan yangmana hal tersebut adalah menjadi musababnya kesehatan, maka islam memberikan tips kesehatan lewat perantara nabi Muhammad sebagai suritauladan. Tips-tips tersebut sebagai berikut:

  • nabi Muhammad saw selalu bangun menjelang fajar, selesai sholat tidak tidur dan  beraktivitas
  • nabi Muhammad saw  selalu makan setelah lapar dan berhenti sebelum kenyang
  • nabi Muhammad saw marah tanpa didasari emosi, sebab bila emosi itu tidak menunjukan keikhlasan, kecintaan kepesa yang dimarahi
  • nabi Muhammad saw tidak pernah minum sambil bernafas, berdiri, dan wadah minumnya tertutup
  • nabi Muhammad saw tidak mudah tersugesti bila dihadapkan pada suatu kondisi, sebab tersugesti itu sikap yang tidak sabar
Itulah sedikit tips kesehatan  semoga dapat bermanfaat bagi al faqier..

Sholawat Munjiyaat

Sholawat Munjiyaat salah satu sholawat yang berada di dalam do'a dzikrul  ghofilien dan artinya sholawat penyelamat, sebab didalamnya mengandung do'a keselamatan, pengampunan, dihapusnya kesalahan, diampuninya dosa, tercapainya cita-cita, diangkatnya derajat dan kebaikan lainya tercakup dalam sholawat tersebut. Saya teringat waktu masih nyantri di salah satu pondok yang terletak di karisidenan Madiun, pengasuh pondok memberikan dawoh-dawoh bagi santri, diantaranya untuk membiasakan baca sholawat tersebut minimal setelah menunaikan sholat shubuh dan sholat magrib. Inilah sholawatnya:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِ مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْمِحَنِ وَالْإِحَنِ وَالْأَهْوَالِ وَالْبَلِيَّاتِ وَتُسَلِّمُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْفِتَنِ وَالْأَسْقَامِ وَالْأَفَاتِ وَالْعَاهَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْعُيُوْبِ وَالسَّيِّئَاتِ وَتَغْفِرُ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الذُّنُوْبِ وَتَمْحُوْ بِهَا عَنَّا جَمِيْعَ الْخَطِيْئَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيْعَ مَا نَطْلُبُهُ مِنَ الْحَاجَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاتِ وِبَعْدَ الْمَمَاتِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى الِهِ وَاَصْحَابِهِ وَاَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ وَاَهْلِ بَيْتِهِ وَمَنْ صَلَّى عَلَيْهِ عَدَدَ مَا فِى عِلْمِكَ وَصَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ الْمُلْكِكَ

!!!...Mari coba melakukan dan membiasakan membaca sholawat munjiyaat di atas

Monday, November 14, 2011

Syi'iran Dzikrul Ghofilien


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَمِينْ يَااللهْ يَارَحْمنُ يَارَحِيمْ * اَنْتَ الْجَوَّادُ الْحَلِيمْ وَاَنْتَ نِعْمَ الْمُعِينْ
يَاحَلِيمْ يَاحَنَّانْ يَامَلِكُ يَامُبِينْ * وَلاَ نَطْلُبُ شَيْئًا إِلَّا اَنْتَ يَامُعِينْ
رَبَّنَا اسْتَقِمْ ذِكْرَنَا وَذِكْرَالْغَافِلِينْ * وَاجْمَعْنَا فِى الْأَبْرَارِخِيَارِكَ الْفَائِزِينْ
شَكَوْنَاكَ رَبَّنَا بَابَ ضُعْفِ نَفْسِنَا *  لِتَغْفِرَنَا غَفَّارُ وَلِتُحْسِنَنَا
سَأَلْنَاكَ الْإِسْتِقَامَةَ فِى تَذَكُّرِكْ * وَاسْتِقَامَتَنَا فِى تَشَكُّرِ نِعَمِكْ
يَا كَرِيمْ يَاكَرِيمْ أَنْعِمْنَا بِنِعْمَتِكْ * يَاأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ إِرْحَمْنَا بِرَحْمَتِكْ
يَالَطِيْفُ يَاخَبِيرْ نَجِّنَا مِنَ الْمِحَنْ * يَاقَوِيُّ يَامَتِينْ أَنْجِنَا مِنَ الْإِحَنْ
يَاجَلِيْلُ بِجَلَالِكَ أَثْبِتِ الْإِيْمَانْ * رَبَّنَا خَيْرَ الْمُنْزِلِيْنَ أَنْزِلِ الْمِنَنْ
سَأَلْتُكَ رَبِّي صِحَّةَ الْقَلْبِ وَالْجَسَدْ * وَعَافِيَةَ الْأَبْدَانِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدْ
وَطُوْلَ حَيَاةٍ فِى كَمَالِ اسْتِقَامَةٍ * وَحِفْظًا مِنَ الْإِعْجَابِ وَالْكِبْرِ وَالْحَسَدْ
وَرِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا غَيْرَ نَاقِصٍ * يَكُوْنُ لَنَا عَوْنًا عَلَى مَنْهَجِ الرَّشَدْ
رَبَّنَا أَحْسِنْ لَنَا ظَاهِرًا وَ بَاطِنًا * مَعَ حُسْنِ الظَّنِّ بِحَضْرَتِكَ يَامَنَّانْ
فَعِيْرَانْ فَانْجَنَعَانْ دَنْدُوْسِى كُوْلَا نِيْكِىْ * لاَهِرْ بَاطِنْ سَارَنَا مَانَهْ سَاهِى كَعْ سُوْجِى
بِجَاهِ النَّبِي صَلَّى الْإِلَهُ وَسَلَّمَا * عَلَيْهِ وَألٍ دَامَ وَالْحَمْدُ لِلْأَحَدْ

Wednesday, November 09, 2011

Jadwal Surah

جدول السور التي تسن فى المكتوبة

العصر
الظهر
الصبح
العشاء
المغرب
الركعت
اليوم

التكاثر
قريش
الطارق
الم نشرح
الفيل
۱
الاحد
العصر
الماعون
التين
القدر
قريش
۲

الفلق
الماعون
الشمس
التين
الماعون
۱
الاثنين
الناس
الكوثر
الليل
القدر
الكوثر
۲

قريش
الكافرون
الفجر
القارعة
الكافرون
۱
الثلاثاء
الماعون
النصر
البلد
التكاثر
الاخلاص
۲







الم نشرح
الهمزة
الضحى
الهمزة
الفلق
۱
الاربعاء
الكوثر
الفيل
الم نشرح
الفيل
الناس
۲

الهمزة
الماعون
البينة
الضحى
الماعون
۱
الخميس
الفيل
الكوثر
العاديات
الم نشرح
الكوثر
۲

الماعون
الجمعة
الم تنزيل
الجمعة
الكافرون
۱
الجمعة
الكوثر
المنافقون
هل اتى على الانسان
اذا جاءك المنافقون
الاخلاص
۲

التكاثر
العاديات
الليل
الضحى
الفلق
۱
السبت
العصر
القارعة
الضحى
الم نشرح
الناس
۲

هذا قد ورد من النبي صلى الله عليه وسلم الذى عمله الحبيب القطب الغوث الشيخ الارشاذ عبد الله ابن علوى الحداد
ا

Sunday, October 30, 2011

Kwaruh lan Ngelmu


 Keutamaan adalah masalah pengetahuan, dan bila seorang diberi pengajaran tentang apa yang sebenarnya baik baginya, maka ia akan bertindak sesuai dengan keutamaan itu. Kita sebagai keturunan orang Jawa sudah seharusnya mengetahui warisan-warisan para leluhur. Para leluher sudah memberikan kita semua sebuah tirkah (warisan) berupa tuntunan norma dalam semua bidang, salah satunya ilmu pengetahuan yang bersifat objektif  (kwaruh). Kwaruh ini sangat esensial bagi generasi penerus untuk mencapai keberhasilan dalam mencari ilmu. Untuk mendapatkan ilmu seseorang harus memenuhi syarat-syaratnya, syarat-syarat tersebebut terjamakan dalam dalam sepuluh  strategi T, yakni: tekat (niat), teguh (gigih), taat (disiplin), tabah (berani dan sabar), taberi (rajin), telaten (tekun), tliti (teliti), tanggen (tahan, tidak mudah goyah), takonan (berani berbicara atau banyak membaca karya orang lain).


Namun, sepuluh T pun belum di anggap cukup, karena untuk mencapai tataran (jenjang) untuk menguasai ilmu pengetahuan subjektif  (ngelmu) maka harus ditambah satu T, yakni tirakat, laku prihatin. 

Dikatakan " ngelmu iku, kelakone kanti laku" maksudnya ilmu itu agar bisa merasuk kejiwa harus dilakukan.
Berkaitan denggan satu T, tirakat bisa dilakukan oleh seseorang dengan cara:


  • Mesubudi, maksudnya membersihkan pekerti, kelakuan atau tingkah laku dengan mengekang hawa nafsu dari semua sifat-sifat yang kurang baik.
  • Mesuraga, maksudnya membersihkan badan dari kotoran segala unsur negatif.

Melakukan keduanya bisa dengan cara mengurangi makan, minum, tidur, mengendalikan segala nafsu lahir maupun batin, serta meningkatkan kualitas Iman dan Takwa kepada Allah SWT. Itu semua di tempuh untuk: HAMEMASAH, HAMEMASUH TAJEMEMG QOLBU (mengasuh, mensucikan ketajaman hati), agar dapat mencapai KAWASKITANING CIPTA (intelegensi hati, batin dan ruh).